Pandai tapi bodoh

Banyak orang pandai tapi sebenarnya mereka bodoh bak seekor kerbau yang dicocok hidungnya di dunia ini, orang-orang dengan title berjejer, gelar berderet, status bertebaran. Mereka merasa bangga dengan kepintarannya, mereka merasa puas dengan memperlihatkan kemampuannya, mereka merasa nyaman dengan mempertontonkan kesuksesannya, mereka merasa bisa berdiri sendiri diatas kebodohan orang lain di sekitarnya………hahahahahaha sesungguhnya mereka sendirilah yang bodoh dan tolol, mereka diperbudak oleh hawa nafsunya sendiri, mereka tidak menyadari bahwa rasa riya, ujub dan takabur sedang menggerogoti tubuh mereka secara perlahan-lahan dan halus bak semilir angin malam sepoi-sepoi yang dibalik kesejukannya turut membawa biang-biang penyakit. Ketika rasa ingin membangga-banggakan diri muncul hendaklah perasaan itu kita lawan dengan cara kita selalu dan selalu bersyukur atas karunia nikmat yang telah diberikan oleh-NYA, niscaya tanpa DIA kita bukanlah apa-apa hanya seonggok daging busuk tempat belatung dan kotoran, kembalikan kepada-NYA seraya berkata-kata dan memohon ke hadirat-NYA di dalam hati sanubari yang terdalam…….

“ Sesungguhnya kami bukanlah siapa-siapa tanpa Engkau, Engkaulah yang membimbing kami, Engkaulah yang menuntun kami, Engkaulah yang menjadikan kami seperti yang telah Engkau rencanakan didalam buku harian-MU terdahulu, Engkaulah yang pantas untuk menyombongkan diri, Engkaulah yang patut untuk menunjukkan ke-Maha Pintaran-MU dan hanya Engkaulah yang Maha Kuasa diatas segala-galanya ”

Tentunya cara berkomunikasi masing-masing pribadi manusia dengan-NYA berbeda, silahkan ikuti kata hati sahabat-sahabatku sendiri. Dan ketika kamu ditanya oleh orang lain perihal kesuksesan, kepintaran, pangkat, derajat ataupun kedudukan ataupun hal-hal lainnya di dunia hendaklah tersenyum sahaja sembari melawan rasa riya, ujub dan takabur yang hendak menyeruak keluar karena sifatnya yang samar dan terselubung serta halus tak terasa, katakanan pada mereka.

“ …Sepatutnya aku bersyukur kepada-NYA karena Dia-lah yang telah menjadikan aku seperti sekarang ini, ini semua bukan kepunyaanku melainkan pinjaman dari-NYA, aku takut tak sanggup untuk memegang amanah,ini tak lain dan tak bukan hanyalah salah satu cobaan dan ujian dari-NYA …..”

Berusahalah unutk selalu merunduk dan merunduk, jangan pertontonkan kepintaran kalian ataupun kesuksesan kalian, selalu bercermin lewat orang-orang di sekitarmu, lawan dan lawan terus egomu karena sifat manusia adalah ingin merasa paling benar, ingin merasa paling pintar, ingin merasa paling diakui, dan ingin merasa terus………. Tanamkan dan camkan dalam hati kalian-kalian bahwa sebenarnya kalian bukanlah siapa-siapa, kalian adalah orang bodoh, tolol dan dungu yang sedang berusaha unutk membenahi dan memperbaiki diri serta sedang menyiapkan singgasana-NYA didalam hati sanubarimu. Tanamkan juga bahwa kalian selalu merasa kurang dan kurang, kurang dalam segi beribadah , kurang dalam segi pengetahua, kurang dalam segi amal perbuatan dan selalu kurang dalam segala hal apapun jua …… Sisakan hanya satu kepintaran tersisa di dalam diri kalian, yaitu kepintaran unutk selalu bersyukur dan bersyukur. Karena pada hakikatnya ketika seseorang sudah mengenali dirinya maka ia akan mengenali siapa Tuhannya, dan tatkala ia sudah mengenali Tuhannya maka akan bodohlah dirinya. Aku sendiri bukanlah siapa-siapa, hanya seonggok daging yang hina dina, tolo, dungu serta banyak melakukan kesalahan, kehinaan, kelalaian, kekhilafan dan dosa. Aku tidak bermaksud menggurui kalian karena aku bukanlah seorang guru, aku hanya ingin mengatakan setitik kebaikan dalam bagian terdalam diriku walaupun sebenarnya aku tidak memilikinya.

Pesanku carilah guru untuk kalian yang ucapannya selaras dengan hatinya, bisa terlihat dari tingkah polah, serta laku perbuatannya, jangan tertipu oleh penampilannya tapi lihatlah hatinya.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s