Kudaku sayang, kudaku malang

Ketika kaucambuk diriku sesuka hatimu, kupacu langkah lemahku mengikuti keinginanmu, kupenuhi dahaga dan laparmu dengan tenagaku. Apakah pernah terngiang dalam pikiran dan hatimu tentang keadaanku ?

Panas terik, hujan badai kulalui tanpa pernah sedikitpun berkeluh kesah dan pamrih padamu tapi apakah pernah kau peduli tentang diriku ?

Tubuhku yang kurus kering, kakiku yang lemah lunglai, mataku yang kau butakan hanya untuk melihat kedepan, pernahkah ku mengecewakanmu ?

Hanya satu pertanyaanku, apakah engkah pernah benar-benar peduli padaku? Kupenuhi kewajibanku padamu sedangkan apakah pernah kau penuhi kewajibanmu padaku,

pernahkah kau memikirkan ketidakberdayaanku ?

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s